Category: Update Berita

Homecare Rehab Medic

Pelayanan Homecare Rehab Medik

Halo Sobat Sehat 🙋🏼‍♀️🙋🏼‍♂️ Cari tahu tentang Layanan Homecare Rehabilitasi Medik RSUD Ibnu Sina Kab. Gresik yuk …

Instalasi Rehabilitasi Medik menjadi instalasi pertama di RSUD Ibnu Sina Kab. Gresik yg memberikan layanan home care buat sobat sehat semua loh … Jadi… Sobat sehat tidak perlu lagi ribet ke rumah sakit.

Cukup menghubungi instalasi rehab medik, kemudian tenaga kesehatan kami akan datang ke rumah sobat sehat… Undang tenaga kesehatan kami dan nikmati layanan yang mudah dan nyaman di rumah anda 😉

Kerjasama Pelayanan Kesehatan Bagi Perusahaan

Kami mengajak perusahaan-perusahaan yang ada di Kabupaten Gresik maupun perusahaan di luar gresik, mari lindungi pegawai (karyawai/ti) perusahaan anda dengan memberikan jaminan pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Ibnu Sina Kab. Gresik. “Pegawai adalah aset perusahaan”, ketika perusahaan dapat memberi jaminan kesehatan yang baik maka muncul loyalitas pegawai kepada perusahaan.

Cukup mudah menjalin kerjasama pelayanan kesehatan di RSUD Ibnu Sina Kab. Gresik, pemilik perusahaan/ HRD dapat menghubungi Unit Pemasaran & Promkes di 031 395 1239 ext. 190. Ruang Lingkup Perjanjian Kerjasama meliputi: Pelayanan Kesehatan Rawat Inap, Rawat Jalan, Keadaan Gawat Darurat, Medical Check Up, dll.

Pelayanan kesehatan atau perawatan kesehatan (health care) adalah pemeliharaan atau peningkatan status kesehatan melalui usaha-usaha pencegahan, diagnosis, terapi, pemulihan, atau penyembuhan penyakit, cedera, serta gangguan fisik dan mental lainnya. Pelayanan kesehatan diberikan secara profesional oleh tenaga kesehatan dan tenaga pendukung kesehatan, misalnya dokter, dokter gigi, perawat, bidan, apoteker, beserta asisten-asistennya.

Info Donor Darah

Hai sobat sehat, kali ini kami bawa info dari tim “darah biru” atau panitia kegiatan donor darah yang rutin di selenggarakan oleh RSUD Ibnu Sina Kab. Gresik. Diawal tahun 2022 panitia akan menyelenggarakan donor darah rutin pada hari Rabu, Tanggal 5 Januari 2022 pukul 07.30 – 12.00 wib, lokasi tetap sama seperti tahun-tahun sebelumnya di basement Gedung Gawat Darurat Terpadu (GGDT).

Sering nih… ada pertanyaan apakah dengan donor darah dapat menyehatkan? Jawabanya dalam kondisi normal pasti iya, karena seseorang yang mendonorkan darahnya dalam waktu 48 jam setelah donor tubuh akan menggantikan vilume darah. Dan semua sel darah merah yang hilang akan benar-benar tergantikani dalam waktu 4 sampai 8 minggu dengan sel-sel darah merah yang baru.

Ada juga yang bertanya apa yang harus dilakukan setelah mendonorkan darahnya? Bagi sobat sehat yang telah mendonorkan darahnya diharapkan membatasi aktifitas fisik yang berat pada hari itu. Melepaskan plaster setidaknya 4-5jam setelah selesai donor darah, dan tidak berdiri lama di bawah sinar matahari dan tidak minum minuman yang panas ya.

Sementara itu dulu informasinya… Jika ada pertanyaan lebih lanjut sobat sehat dapat mengubungi Bank Darah Rumah Sakit (BDRS) RSUD Ibnu sina Kabupaten Gresik di 0313951239 ext. 6114.

JANGAN DIGARUK YA..!!!

JANGAN DIGARUK YA..!!!

Gatal adalah salah satu gejala penyakit kulit yang paling sering mengganggu. Banyak sekali penyakit kulit yang disertai keluhan gatal sehingga mengganggu aktivitas, pekerjaan, bahkan tidurpun menjadi tidak nyenyak. Semakin di garuk makin parah penyakitnya dan memperburuk kondisi kulit, tidak jarang untuk menghilangkan gatal penderita memberi olesan minyak tradisional yang hangat  seperti minyak kayu putih/ balsam. Bahkan beberapa kasus, sampai memberikan air hangat dengan atau tanpa diberi garam, tetapi gatal semakin menjadi-jadi sehingga berakibat kulit semakin merah dan iritasi. Menurut dr. Kurniati, Sp.KK, FINSDV yang merupakan Staf KSM Kulit Dan Kelamin di RSUD Ibnu Sina Kababupaten Gresik, akibat garukan pada kulit dapat mengakibatkan lecet sehingga terdapat bekas garukan/luka, kulit menebal, garis-garis kulit semakin nyata terlihat karena likenifikasi. Lebih parah lagi terjadi infeksi sekunder yang ditandai dengan pembengkakan dan keluarnya cairan, bahkan bernanah pada kulit gatal yang terinfeksi dan dapat disertai demam. Akibat dari kondisi ini semakin membuat tidak nyaman penderita adalah kondisi gatal ini bisa terjadi menahun dan berulang-ulang.

Gangguan gatal ini adakalanya dipengaruhi oleh kondisi cuaca yang kering dan dingin, yang menyebabkan kulit cederung kering. Walaupun faktor genetik juga berperan sebagai penyebab beberapa penyakit penyerta seperti gangguan fungsi ginjal, diabetes mellitus, gangguan liver, dan stress psikis dapat mudah menyebabkan keparahan penyakit ini, ujar dr. Kurniati yang juga sebagai Ketua Bidang Pengembangan Profesi IDI Cabang Gresik 2017-2020. Tidak kalah penting yang seringkali menjadi pemicu kulit kering dan gatal adalah kesalahan mind set dalam merawat kulit, antara lain mandi dengan sabun antikuman untuk menghilangkan semua kuman pada kulit, enggan memakai moisturizer dan  senang mengoleskan bahan oles hangat pada kulit yang sedang merah dan gatal dengan tujuan menghilangkan gatalnya. Kita perlu mengetahui jenis penyakit kulit apa saja, yang disertai dengan gejala gatal menahun dan berulang seperti dideskripsikan diatas. Kita juga perlu mengetahui apa saja yang dianjurkan dan  yang tidak dianjurkan. Hal-hal yang harus dilakukan untuk memperbaiki kondisi kulit tersebut. Merujuk dari sebeb-sebab tersebut kita dapat mengurangi siksaan gatal pada kulit serta mengurangi frekuensi kambuhnya gatal terutama karena kondisi penyakit penyerta yang tidak dapat dihindarkan.

Beberapa penyakit kulit menahun dan berulang dengan gejala seperti diatas antara lain yaitu Neurodermatitis Sirkumsripta, Dermatitis Seboroik, dan Dermatitis Numularis. Masing-masing penyakit ini memiliki tanda-tanda khas yang membedakannya. Namun ketiganya adalah jenis penyakit kulit yang disertai keluhan gatal berulang dan menahun dengan siklus gatal-garuk. Neurodermatitis Sirkumskripta juga disebut dengan Liken Simpleks Kronikus dapat terjadi di bagian tubuh mana saja terutama yang mudah dijangkau untuk digaruk seperti tengkuk, siku, punggung kaki dan sekita mata kaki. Bentuk khasnya berupa plak tebal sirkumsripta dengan likenifikasi membedakan dengan dua jenis penyakit lainnya. Dermatitis Seboroik mengenai area kulit yang banyak kelenjar sebasea seperti wajah, kulit kepala, telinga, dan area lipatan tubuh. Bentuk ruam kemerahan pada dermatitis seboroik tidak tebal dengan disertai sisik yang halus. Sedangkan Dermatitis Numularis yang disebut juga eksim diskoid memiliki ciri khas berupa bentuknya yang bundar seperti koin yang sering mengenai lengan bawah, area betis dan kaki.

Prinsip pengobatan pada penyakit kulit gatal menahun adalah dengan memutus siklus gatal-garuk. Siklus ini dapat diputus antara lain dengan menghindari stress psikis dan mengidentifikasi riwayat  psikologis pemicu. Jangan menggaruk bagian kulit yang gatal adalah hal yang penting untuk dilakukan sehingga dapat memperbaiki kondisi kulit, sangat dianjurkan untuk memotong kuku agar mengurangi trauma pada kulit.  luka minor akibat garukan pada kulit akan menjadi tempat masuknya bakteri patogen yang dapat menyebabkan infeksi sekunder pada lesi. Gunakan moisturizer atau pelembab sebagai penggati aktivitas menggaruk. Memakai pelembab dianjurkan setiap kali selesai mandi dan setiap kali kulit kering gatal mengganggu. Tidak dianjurkan memakai sabun anti kuman setiap kali mandi. Sabun anti kuman akan membunuh normal flora yang dibutuhkan untuk keseimbangan kelembaban alamiah kulit. Tidak dianjurkan juga mengoleskan minyak oles hangat pada kulit gatal yang meradang. Rasa hangat pada awalnya mengalihkan rasa gatal sementara, namun iritasi yang timbul sebagai akibatnya akan memperparah kondisi peradangan pada kulit. Apabila kondisi gatal masih berlanjut atau adanya komplikasi infeksi sekunder, anda harus konsultasi dan mendapatkan pengobatan Dokter Spesialis Kulit Dan Kelamin terdekat. Menurut dr. Kurniati pengobatan dapat dengan cara pemberian obat yang diminum, dioles, atau bahkan di injeksi pada lesi kulit yang menebal. Jadi Jika Gatal, Ingat…. Jangan digaruk yaa..!!!

Senam Prolanis di RSUD Ibnu Sina

Jumlah pasien semakin meningkat setelah dibukanya Klinik Diabetes dan Klinik Geriatri di RSUD Ibnu Sina Kabupaten Gresik. “Ayo Olah Raga” merupakan kegiatan yang sedang digalakkan oleh Tim PKRS RSUD Ibnu Sina. Dimana kegaitan ini dilaksanakan pada hari Jumat minggu I dan minggu ke III.

Senam Prolanis & Senam Nafas Sehat cukup mendapatkan respon positif dari pasien dan keluarga. Terlebih pasien-pasien dari Klinik Saraf, Klinik Penyakit Dalam, Klinik Kulit & Kelamin yang turut serta, dikarenakan ruang tunggu yang berdekatan sehingga memudahkan pasien dan keluarga mengikuti senam tersebut. Prolanis adalah Program Pengelolaan Penyakit Kronis dengan pendekatan proaktif melibatkan pasien dengan tujuan meningkatkan kebugaran sehingga membantu kesembuhan pasien.  

Senam ini dilatih oleh karyawan/karyawati RSUD Ibnu Sina sendiri yang telah bersertifikat sebagai instruktur baik Senam Kesehatan Jasmani (SKJ) dari PORWISI Kota Surabaya kategori Senam SKJ Lansia GLO (Gerak Latih Otak) tahun 2019, maupun Senam Asma dari Yayasan Asma Indonesia Cabang Surakarta tahun 2019. Hal tersebut menunjukkan bahwa RSUD Ibnu Sina memiliki komitmen tinggi untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi pasien penyakit kronis, dengan memanfaatkan kemampuan karyawan/karyawati diluar tugas pokoknya, yaitu menjadi instruktur kegiatan “Ayo Senam”. Dengan kegiatan rutin ini diharapkan tingkat kesembuhan pasien penyakit kronis meningkat sehingga memberikan daya ungkit yang besar bagi peningkatan mutu pelayanan RSUD Ibnu Sina Kabupaten Gresik. (drg.sandra/wisnu – Pemasaran)

Desain Baru Ruang rawat Inap Heliconia

Peresmian secara sederhana diiringi doa bersama, untuk Ruang Rawat Inap Heliconia yang telah menempati bangunan baru dipanjatkan pada hari Senin 20 Januari 2020. Peresmian dipimpin langsung oleh dr.Endang Puspitowati Sp.THT-KL selaku Direktur RSUD Ibnu Sina Kabupaten Gresik dan pembacaan doa oleh Wadir Umum dan Keuangan yang sekaligius Plt.Wadir Medik bapak Maftukhan, S.Kep.Ners. MM dilokasi Rawat Inap.

Desain baru ruang perawatan penyakit paru, Ruang Rawat inap Heloconiaini telah mengacu pada beberapa kriteria ruang rawat inap bagi pasien dengan penyakit Paru dan TB Paru (tuberculosis paru). Dimana desain setiap kamarnya sangat berbeda dengan ruang rawat inap yang dimiliki sebelumnya. Manajeman telah mempertimbangakan sesuai regulasi namun tetap mempertimbangkan estetika dan kenyamanan pasien. Seperti masalah sirkulasi udara disiasati dengan menempatkan beberapa ventilasi udara disetiap ruang perawatan. Sistem pencahayaan yang wajib ada juga telah dibuat, sedapat mungkin cahaya matahari dapat langsung masuk diruang perawatan dengan membuat kotak kaca diatap ruang.

Desain baru ini memiliki dua area ruang perawatan yang terdapat di bagian depan dan di bagian samping, untuk memisahkan antara yang positif TB Paru (tuberculosis paru) dan yang tidak. Hal ini bertujuan agar pasien yang sudah terkena TB Paru (tuberculosis paru) tidak menular kepada pasien lainnya. Demi melengkapi fasilitas rawat inap ini juga disediakan ruang Dispensing Obat&Alat, Ruang B3, Ruang KSM Paru, serta Ruang Anteroom. dr. Endang berpesan “teman-teman perawat harus tetap gigih, sabar dan sepenuh hati saat menjalankan tugas, SPO dan APD bagi perawat wajib dijalankan dan saling mengingatkan jika terlupa”. Hal ini disampikan saat menyerahkan gunungan nasi tumpeng kepada dokter Spesialis Paru dan Kepala Ruangan Heliconia dihadapan Kabag, Kasubag, Kabid, Kasubid, Ka.Irja, Ka. Irna, Perwakilan KSM dan seluruh Kepala rawat inap RSUD Ibnu Sina Kabupaten Gresik. Semoga mutu pelayanan Ruang Heliconia semakin baik dan meningkatkan kesembuhan pasien (Pemasaran – drg Sandra/wisnu)

Kegiatan Sosial Donor Darah Khusus Karyawan

Selasa 24 Maret 2020 RSUD Ibnu Sina Kabupaten Gresik menggelar kegiatan rutin donor darah tiga bulanan. Namun kegiatan kali ini sedikit berbeda dari bulan-bulan sebelumnya, dimana saat ini telah mewabah Virus Corona (Covid-19). Sebelumnya ketersediaan darah di PMI kabupaten Gresik mulai menipis, terutama stok darah O yang kosong mulai awal bulan Maret. Terlebih lagi banyak kegiatan-kegiatan donor darah di beberapa instansi yang dibatalkan karena memungkinkan  terjadi penyebaran Virus Covid-19.

Namun RSUD Ibnu Sina memiliki staregi jitu untuk penyelenggaraan donor darah. Kegiatan ini hanya untuk karyawan RSUD Ibnu Sina Kabupaten Gresik saja. Sehingga pihak manajeman rumah sakit dan panitia donor darah telah berkoordinasi dengan PMI Kabupaten Gresik, menerapkan beberapa prosedur yang khusus. Dimana APD (Alat Pelindung Diri) untuk peserta menggunakan masker dan dilaksanakan pengukuran suhu tubuh oleh petugas PMI. Sedangkan untuk petugas selain menggunakan masker wajib menggunakan sarung tangan, menerapkan waktu panggilan bagi peserta donor untuk mengurangi antrian. Kali ini PMI Kabupaten Gresik menurunkan delapan orang petugas untuk membantu kegiatan ini.

Sesuai instruksi Plt Wadir Medik sekaligus Ketua Panitia Donor Darah bapak Maftukhan, S.Kep.Ners. MM, demi keamanan dan kenyamanan peserta dan petugas, panitia menyiapkan 4 buah kamar ruang rawat inap Safron yang berlokasi di lantai empat gedung Paviliun VIP. Screening awal dilaksanakan di lantai 1 untuk membatasi pengunjung menuju lokasi donor darah. Ruang tunggu peserta juga menerapkan jarak aman antar peserta.

Penggalangan peserta dimulai melalui WhatsApp (Wa) grup manajeman dan terjaring sekitar 87 peserta. Namun saat pelaksanaan berlangsung terdapat penambahan jumlah peserta dari beberapa unit dan bagian di lingkungan RSUD Ibnu Sina Kabupaten Gresik. Dalam keadaan darurat covid-19 seperti saat ini, RSUD Ibnu Sina berusaha untuk berkontribusi kepada masyarakat dengan memenuhi kebutuhan jumlah darah di PMI Kabupaten Gresik. Hal ini tak lepas dari jumlah kebutuhan darah di lingkungan Rumah Sakit Ibnu Sina sendiri. “Setetes Darah Anda, Nyawa Bagi Sesama” (Promkes)